Games ini dapat juga dijadikan alat “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games ini diperlukan perencanaan dan strategi serta pembagian tugas. Komunikasi dan insiatif juga dapat diamati dalam games ini. Fasilitator mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal-hal penting untuk didiskusikan dalam debrief.

Games ini dapat dimainkan di dalam ruangan. Alat yang diperlukan hanyalah 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang.

Instruksi dan petunjuk permainan

• Berbekal sedotan yang ada, setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh.

• Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator, bisa 15-30 menit, tergantung jumlah sedotan yang akan diberikan kepada kelompok.

Larangan:

Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain. Target Pemenangnya adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan.

Variasi

• Sebagai variasi, dapat juga digunakan sedotan yang berbeda-beda warna diantara kelompok-kelompok yang ada, dan mereka diijinkan untuk saling barter, untuk membuat bangunannya lebih indah. Biasanya dinamika dalam interkasi antar kelompok menjadi lebih menarik.

• Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana.

Tools:

• 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang.

Foto Dinding

Hal yang paling menarik adalah jika kita dapat membuat kreasi yang lucu dan unik dari foto kita… terlalu kaku dan hambar jika foto kita itu terlihat biasa-biasa saja tanpa ada sesuatu hal yg lain. Untuk mengubah foto kita banyak software yg dapat membantu., Diantaranya Adobe PhotoShop, Corel Photo, dan lain sebaginya. Namun, software tersebut butuh waktu yg tidak sedikit bahkan sudah beli buku panduannya tetap saja tidak bisa-bisa..he..he..he, tidak jauh berbeda dengan saya…

Saya coba meminta bantuan rekan saya untuk mendesain foto saya… Rasanya tidak enak juga…  dapat merepotkan rekan kita tentunya. Lalu bagaimana caranya agar foto saya terlihat menarik??…

Beberapa waktu lalu saya berselancar via Internet, dan saya beruntung mendapatkan tulisan/artikel, cara bagaimana mengubah foto agar menarik dan unik secara online…wahhh alangkah bahagianya saya, karena sudah sejak lama saya mencari-cari artikel ini. Blog tersebut menuliskan beberapa alamat website yg dapat merubah/mendesain foto secara online dan gratis…hehehe… siapa yg tidak ingin gratis coba, apalagi saya…hihihi,,

Alamat blog yg bisa anda kunjungi : Mr.Bayex, Mr.Ebenk

Beberapa sampel yg saya tunjukkan kepada anda semua… hasil editan dari foto-foto saya (ganteng khan..hehe). Foto tersebut saya edit secara online di Photofunia, banyak desain-desain yang unik untuk foto-foto anda disini.

Kalo masih penasaran coba saja gan…seru abisss pokok’e.. silahkan mencoba!!!

Menentukan seseorang cerdas atau tidak tanpa menguji kemampuan otaknya, memang tak mudah. Apalagi jika hanya mengandalkan tampilan fisik, seringnya kita mendapatkan fakta yang bersebrangan. Seseorang dengan tampilan fisik menarik berkorelasi positif dengan kemampuan otaknya yang cerdas. Demikian pula sebaliknya. Meski demikian, berdasarkan hasil penelitian ada bagian tubuh manusia yang bisa digunakan untuk mengungkapkan kecerdasan seseorang.

Mark Brosnan salah seorang peneliti dari Universitas Bath, mengungkapkan bahwa kecerdasan seseorang dapat dilihat dari perbandingan panjang jari manis dan jari telunjuknya. Seorang anak  yang memiliki jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk cenderung memiliki kemampuan matematika yang lebih tinggi daripada kemampuan verbal dan bahasa. Jika perbandingan sebaliknya, anak umumnya memiliki kemampuan verbal seperti menulis dan membaca yang lebih baik dibandingkan matematika. Panjang jari-jari tangan merefleksikan perkembangan bagian-bagian di otak.

para ilmuan telah lama mengetahui bahwa pertumbuhan jari-jari tangan manusia berbeda-beda terganung kadar hormon testosteron dan esterogen di dalam rahin saat bayi dikandung ibunya. Kadar testosteron yang tinggi diyakini mendukung perkembangan bagian otak yang berhubungan dengan kemampuan matematika dan pandang ruang. Hormon itu pula yang menyebabkan jari manis tumbuh lebih panjang. Esterogen juga mendorong efek yang sama pada bagian otak, namun yang berhubungan dengan kemampuan verbal. Hormon ini juga mendukung pertumbuhan jari telunjuk, sehingga lebih panjang daripada jari manis.

Untuk menguji hubungan kecerdasan dengan rasio panjang jari tangan, Brosnan da koleganya membandingkan hasil tes scholastik (SAT, semacam psikotes, kepada calon siswa yang mendaftar sekolah dengan panjang cap jari setiap siswa yang telah diminta sebelumnya. Mereka mengukur panjang jari-jari secara menggunakan jangka sorong yang memiliki tingkat ketelitian 0,01 milimeter, kemudian rasio pajang jari dipakai untuk memperkirakan perbandingan kadar testosteron dan eterogen.

Hasil tes siswa laki-laki dan perempuan dipisahkan. Mereka menemukan hubungan yang jelas antara tingginya paparan testosteron-terlihat dari panjang jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk-dengan nilai uji matematika lebih tinggi. Juga tingginya paparan esterogen dengan kemampuan bahasa dan verbal pada sebagian besar anak perempuan. “Rasio panjang jari memberitahu kita gambaran mengenai kemampuan pribadi yang berhubungan dengan kognitif (daya pikir),” ujar Brosnan yang akan melaporkan temuannya dalam British Journal of Psychology (LiveScience.com/sri)**