Arsip untuk Oktober, 2008
Adobe Reader
Ditulis oleh Lukman di/pada Oktober 21, 2008
Ditulis dalam Download | Bertanda: adobe reader, gratisan, software | Leave a Comment »
Pilihan yang pasti buat masa depan…!??
Ditulis oleh Lukman di/pada Oktober 21, 2008
Banyak diantara kaum muda (remaja) laki-laki maupun perempuan masih ragu dengan tujuan ia selajutnya selepas SMA. Disini saya mencoba meneliti, seberapa besar harapan dan keinginan kaum muda sekarang ini.
Apakah menikah/kawin…!!
Apakah kerja!
dan Mau kuliah dulu!
silahkan pilih saja yang terbaik buat kalian semua…, masa depan ada ditangan kalian.
Ditulis dalam Berita, Pendidikan | Bertanda: kawin dulu, kerja dulu, kuliah dulu, masa depan | Leave a Comment »
Gaji Minimal PNS Diupayakan Rp 5 Juta
Ditulis oleh Lukman di/pada Oktober 14, 2008
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) Taufik Effendi mengatakan gaji pegawai negeri sipil (PNS) suatu saat nanti akan diupayakan minimal Rp 5 juta per bulan. Kita memaklumi gaji terendah PNS saat ini baru sekitar Rp 1,3 juta dan itu sangat minim dan akan kita upayakan agar dapat ditingkatkan lagi, katanya di Medan, Rabu (31/10). Referen (Republika)
Ditulis dalam Berita, DIKNAS, Pendidikan | Bertanda: gaji pns, pns | Leave a Comment »
** Membutuhkan Pekerjaan **
Ditulis oleh Lukman di/pada Oktober 14, 2008
Nama : Nurul Fajri
T.T.L : Tangerang, 16 Januari 1983
Alamat : Jl. H. Asnawi Rt.02/02 Poris Pelawad Indah Cipondoh Tangerang
Kode Pos : 15141
No. Telp : 021-96675553 / 021-98023734 /
Hp : 085693164840
Riwayat Pendidikan
1. SD Negeri 5 Poris Pelawad Indah (Tangerang)
2. MTs Ponpes. Arrisalah (Jawa Timur)
3. MA Ponpes. Arrisalah (Jawa Timur)
4. S1/ Universitas Juanda UNIDA (Bogor)
Jurusan : Perbankan Syariah / Ekonomi
Riwayat Pekerjaan :
1. PT. Asuransi (Jakarta Barat) Th. 2006-2007
2. Bazis Daerah (BAZDA) Kota Tangerang Th. 2007-2008
3. Kecamatan Tangerang Th.2007-2008
Membutuhkan Pekerjaan:
Wilayah : Tangerang / Jakarta
Bagian : Perbankan (Negeri & Swasta), Asuransi, Perkantoran
Gajih : >= Rp. 1.500.000,- /bulan
Ditulis dalam Berita | Bertanda: butuh kerja, lowongan kerja, membutuhkan kerja, mencari kerja, pekerjaan | Leave a Comment »
Sejarah Tangerang
Ditulis oleh Lukman di/pada Oktober 12, 2008
Bagi kalian nyang ingin ngeliat tangerang dari mane asal muasalnye, nih ane kasih sedikit aje… insya Allah bermanfaat deh yeh.
Dulu Nama Tangerang menurut sumber berita tidak tertulis berasal dari kata “Tangeran”, kata “Tangeran” dalam bahasa Sunda memiliki arti “tanda”. Tangeran di sini berupa tugu yang didirikan sebagai tanda batas wilayah kekuasaan Banten dan VOC, pada waktu itu.
Tangeran tersebut berlokasi dibagian barat Sungai Cisadane (Kampung Grendeng atau tepatnya di ujung jalan Otto Iskandar Dinata sekarang). Tugu tersebut dibangun oleh Pangeran Soegiri, salah satu putra Sultan Ageng Tirtayasa.
Pada tugu tersebut tertulis prasasti dalam huruf Arab gundul dengan dialek Banten, yang isinya sebagai berikut :
Bismillah peget Ingkang Gusti
Diningsun juput parenah kala Sabtu
Ping Gasal Sapar Tahun Wau
Rengsena Perang nelek Nangeran
Bungas wetan Cipamugas kilen Cidurian
Sakebeh Angraksa Sitingsung Parahyang-Titi
Artinya terjemahan dalam bahasa Indonesia :
Dengan nama Allah tetap Maha Kuasa
Dari kami mengambil kesempatan pada hari Sabtu
Tanggal 5 Sapar Tahun Wau
Sesudah perang kita memancangkan Tugu
Untuk mempertahankan batas Timur Cipamugas
(Cisadane) dan Barat yaitu Cidurian
Semua menjaga tanah kaum Parahyang
Kemudian kata “Tangeran” berubah menjadi “Tangerang” disebabkan pengaruh ucapan dan dialek dari tentara kompeni yang berasal dari Makasar. Orang-orang Makasar tidak mengenal huruf mati, akhirnya kata “Tangeran” berubah menjadi “Tangerang”.
Menurut kajian buku “Sejarah Kabupaten Tangerang” yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Tangerang bekerjasama dengan LPPM Unis Tangerang, daerah Tangerang sejak dulu telah mengenal pemerintahan. Cerita pemerintahan ini telah berkembang di masyarakat.
Cerita itu berawal dari tiga maulana yang diangkat oleh penguasa Banten pada waktu itu. Tiga Maulana kemudian mendirikan kota Tangerang itu adalah Yudhanegara, Wangsakara dan Santika. Pangkat ketiga Maulana tersebut adalah Aria.
Pemerintahan kemaulanaan yang menjadi pusat perlawanan terhadap penjajah di Tigaraksa (artinya pemimpin), mendirikan benteng, disepanjang tepi Sungai Cisadane. Kata “Benteng” ini kemudian menjadi sebutan kota Tangerang. Dalam pertempuran melawan VOC, maulana ini berturut-turut gugur satu persatu. Dengan gugurnya para maulana, maka berakhirlah pemerintahan kemaulanaan di Tangerang. Masyarakat mengangap pemerintahan kemaulanaan ini sebagai cikal bakal pemerintahan di Tangerang.
Mungkin ntuh aje deh dulu yeh…OK
Ditulis dalam Berita, DIKNAS, Pendidikan, Sekolah Kita | Bertanda: banten, sejarah, tangerang | Leave a Comment »




















Blog Indonesia
BlogRanking
Kick Andy
Website Gratisan